Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque

Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque
Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque

Total Tayangan Halaman

"Hanya Satu Kamu": oleh Ikang Fawzi (Sumpah Janji Ikang Fawzi untuk Marissa Haque)


Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), 1982

1982, Ikang Fawzi & Chandra Darusman: "Citra Bangsaku" (Panggilan Jiwa), ILUNI (Alumni FISIP-UI dan FE-UI)

1, Karya Marissa Haque Fawzi (Ohio University, School of Film), Dosen: Prof. Jenny Granville

DAMAI BERSAMA MUSIK, 1

2, Karya Marissa Haque Fawzi (Ohio University, School of Film), Dosen: Prof Jennifer Granville

Damai Bersama Musik, 2

3, Karya Marissa Haque Fawzi (Ohio University, School of Film), Dosen: Prof. Jenny Granville

Damai Bersama Musik, 3

Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Live concert di Musicafe, Jakarta

Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Live concert di Musicafe, Jakarta
Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Live concert di Musicafe, Jakarta

Pada 2010, Menuju 25 tahun Cinta, Pernikahan dari Ikang Fawzi untuk Marissa Grace Haque

Pada 2010, Menuju 25 tahun Cinta, Pernikahan dari Ikang Fawzi untuk Marissa Grace Haque
Forever Love Ikang Fawzi to Marissa Haque melalui Kekuatan Cinta, Perhatian, Kasih-sayang, Musik dan Film

Pada 1984-1985, Kharisma Musik dan Lagu Ikang Fawzi Menyihir Marissa Haque

Pada 1984-1985, Kharisma Musik dan Lagu Ikang Fawzi Menyihir Marissa Haque
Film dan Musik Menjodohkan Ikang Fawzi & Marissa Haque dalam Rencana Sophan Sophiaan & Rima Melati

Our Infos Finder

Favorite Quotation of Ikang Fawzi

Learning to accept and love yourself, no matter what others think of you ( Dan Yaccarino in Marissa Haque Fawzi, 2010)



Tampilkan postingan dengan label Ayah Ikang Fawzi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayah Ikang Fawzi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juli 2011

Ikang Fawzi Suami Marissa Haque Bikin Grup Band Brother in Law


SELEBRITI



Ikang Fawzi Saat Tampil Bersama Brother In Law Foto: Aditia


Jum'at, 08 Juli 2011 22:03
Kapanlagi.com - Tak banyak anggota keluarga yang membuat sebuah band. Kini, para musisi yang terdiri dari Ikang Fawzi, Eki Sukarno, dan juga Gilang Ramadhan membentuk sebuah band yang diberi nama Brother in Law (Bil Project). Seperti diketahui, mereka adalah musisi yang beristrikan Soraya Haque, Marissa Haque dan Shahnaz Haque.

"Sebenarnya ini bukan baru kali ini tercetus. Kita sudah 10 tahun lalu main bareng. Memang prosesnya lama sehingga baru sekarang buat mini album. Bagi kita main musik itu fun dan yang penting kita bermain musik sesuai hati kita," ujar Eki Sukarno usai manggung di Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta, Kamis (7/7) malam.

Sementara itu Ikang Fawzi sendiri mengakui jika terbentuknya Brother in Law karena mereka melihat kesempatan adanya peluang dalam persaingan musik Indonesia.

"Memang harus banyak yang dilakukan musisi seusia agar musiknya lebih hidup. Kalau pasar musiknya sedang menurun, justru sekarang saatnya kita ambil kesempatan untuk menaikkan dan membangkitkan kembali," ujar Ikang.

Dalam aliran musiknya sendiri, Brother in Law pun mengusung musik sawah dalam performanya. Musik sawah sendiri aliran musik yang menggunakan alat musik tradisional.

"Kita tetap optimis dengan musik yang berbeda, dengan musik sawah yang kita sebut ini.. Bagi kita ini musik yang bermatabat. Musik kita dikonsep dengan matang tapi tetap gampang dicerna," pungkas Eki. (kpl/adt/faj)

Senin, 11 Juli 2011

Brother in Law dan Ikang Fawzi Tahun 2011: Marissa Haque untuk Gramedia & Kompas

Ikang Fawzi is Back!


Ikang-Fawzi-Anggie-BI

YA, rocker matang era-80an itu rupanya gatal berteriak dan berjingkrak seperti pada masa kejayaaanya dulu. Suami aktris senior Marissa Haque itu memutuskan untuk kembali eksis di industri musik Tanah Air.


“Main musik itu suatu berkah untuk orang lain, makanya saya pun merasa bersalah kalau enggak bisa menghasilkan sebuah karya lagi, jadi saya putuskan untuk aktif (menyanyi) lagi,” bilang Ikang saat menggelar konser “Go Clean” di Gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, baru-baru ini.


Akan tetapi, rocker yang identik dengan lagu Preman itu tak kembali ke panggung musik dengan bersolo karier. Kali ini, dia turut mengajak saudara-saudara iparnya, yakni Ekki Soekarno (suami Soraya Haque) dan Gilang Ramadhan (suami Shahnaz Haque) membentuk sebuah band bernama Brother In Law (BIL) Project.


Konsep untuk membentuk band dengan saudara ipar sudah lama direncanakan pria berusia 51 tahun ini. Namun, baru tahun ini pelantun soundtrack film legendaris Catatan Si Boy itu berhasil mengajak mereka mengeluarkan sebuah album.


marissa-haque-ikang-fawzi-soraya-haque-ekki-soekarno-shahnaz-haque-gilang-ramadhan-adhi-madura-dalam-musik-sawah-bersama-bil-7-juli-20111“Kita udah dari 10 tahun lalu ngeband bareng, tapi baru bisa bikin album ya sekarang. Karena memang semakin tua kesibukan bukannya makin berkurang, malah bertambah. Jadinya agak susah untuk bisa ketemu setiap hari di studio,” beber Ikang.


Bersama Ekki dan Gilang di BIL Project, Ikang berhasil merilis singel berjudul Hancur Hatiku. Melalui lagu tersebut, Ikang kembali menyuguhkan nuansa musik rock ala tahun 1980-an.


Sumber: http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/13877-ikang-fawzi-is-back.html

Sabtu, 09 Juli 2011

MUSIK SAWAH dalam BIL (Brother in Law): Ikang Fawzi, Ekki Soekarno & Gilang Ramadhan


BIL PROJECT


Jumat, 08/07/2011 - 10:55
Alhamdulillah Album Baru Ayahanda Ikang Fawzi dan 2 Iparnya Muncul: "Go Clean"
Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/151196
BIL Project Bawa Misi "Go Clean"
MUNADY/"PRLM"
"
BIL Project langsung menggebrak dengan single "Hancur Hatiku".*


JAKARTA, (PRLM).- Penyanyi rock, Ikang Fauzi merasa kangen ingin kembali ke panggung musik. Namun, kali ini Ikang tampil agak beda. Suami Marisa Haque ini muncul bareng dengan saudara-saudara iparnya. Selain Ikang, ada Ekki Soekarno dan Gilang Ramadhan dan mereka bergabung dalam Brother in Law (BIL Project). Gebrakan awal mereka dengan melempar single berjudul "Hatiku Hancur".

Mereka tidak main-main untuk kembali bermusik. Menandai dilemparnya single "Hatiku Hancur", mereka menggelar konser bertemakan "Go Clean" di di Bentara Budaya Palmerah, Jakarta Barat. BIL Project benar-benar ingin menjadi musisi yang bersih. Menurut Ikang, tidak hanya memperhatikan lingkungan yang bersih, tapi BIL Project memperhatikan seluruh aspek kehidupan yang bersih. "Bisa berarti bersih dari narkoba. Atau juga kita ingin membersihkan industri musik nasional dari masalah pembajakan," katanya.

Ikang mengungkapkan, projek "Go Clean" sudah mendapat dukungan dari produser lebel Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, yang juga kapasitasnya sebagai Sekjen Badan Koordinasi Gerakan Anti Pembajak (BK-GAP). Di sisi lain, BIL Project sudah rutin melakukan pertemuan selama tiga tahun terakhir ini. Kumpul-kumpul keluarga ini, tidak sekadar melempar single "Hatiku Hancur", tapi juga menggarap mini album yang berjudul "Ramayana".

Ekki Soekarno menambahkan, sebenarnya dia, Ikang dan Gilang sudah terbiasa main musik bareng. Namun, untuk bikin album baru tercetus tiga tahun yang lalu. "Kita mencoba bermain musik dengan rasa fun dan sesuai hati kita. Tapi seiring dengan itu, ada juga misi yang dibawa. Seperti sekarang ini, kita coba memasyarakatkan 'Go Clean'. Alhamdulillah, banyak dukungan," ujarnya.

Sedangkan Gilang Ramadhan mengatakan, dirinya mulai terinspirasi membuat lagu lagi setelah BIL Project terbentuk. Musik yang digarap akan lebih fresh dan berbeda dengan irama-irama yang saat ini sedang trend. Istilahnya, musik BIL Project akan memberikan penyegaran bagi penikmat musik nasional.(Mun/A-147)***

Selasa, 12 April 2011

Marissa Haque Fawzi: Sebuah Karya Buku Musik untuk Ayah Ikang Tercinta




Subhanallaaaaah... tak henti kubersujud pada-Mu Ya Allaaaah... Kau berikan seorang suami yang cerdas, baik hati, berbakat, bisa menyanyi, bisa mencipta lagu, bisa berbisnis, dan bersedia membuktikan rasa cintanya melalui hal yang paling kubanggakan...yaitu...back to school. Kembali ke kampus dan mendapatkan MBA dengan nilai "A" bulat untuk ujian thesisnya.

Bila saat lulus S1 dari FISIP UI dulu suamiku meniatkan untuk membahagiakan Ibunda tercintanya, maka kini dengan selesainya S2 nya di bidang sama Business Administration dari FEB UGM adalah total untuk membahagiakanku.

Effort Ikang Fawzi suamiku sungguh luar biasa! Di tengah kesibukannya yang ekstra tinggi, My Love--panggilan cintaku untuknya-- masih membaca dan membuat paper-work sampai subuh. Lalu ba'da adzan subuh suamiku pasti membangunkanku untuk sholat dan do'a bersama. Insya Allah Doktor suamiku kelak akan diperuntukkan bagi kedua putri kami buah cinta yang sudah semakin dewasa dan berkembang sesuai bakat serta minat mereka masing-masing, Bella dan Kiki.



Sebagai 'berbalas pantun-ku' sekarang ini sebuah buku sudah siap diterbitkan, karya tulisanku atas seluruh proses kreatif suamiku dalam koridor musik dan syair lagu-lagunya. Teknik, metodologi serta approach atas langkah strategik (marketing) apa yang dipakainya selama ini, dan mengapa. Insya Allah karya semi akademik ini dapat menjadi pegangan para mahasiswa S1 dan S2 yang hendak mempelajari ilmu Strategik Manajemen dan Marketing.

Insya Allah... Ayah Ikang... j'et aime...

Senin, 11 April 2011

Sebagian Doa Kami Terkabul Lagi: Album BIL Ikang Fawzi & Para adik Ipar Launching ke-Market

Alhamdulillah Ikang Fawzi suamiku mulai dapat pulas tertidur, karena sebagian besar target aktualisasi dirinya rampung. Kali ini di bidang rekaman musik dan lagu terbarunya bersama para ipar: (1) Gilang Ramadhan; dan (2) Ekki Soekarno. Subhanallah, lagunya bagus- bagus dan penuh cita rasa. Insya Allah berhasil di pasaran.

Doaku selalu menyertaimu My Beloved Hubby Ikang Fawzi...

Dari: Ibu Icha

Selasa, 01 Maret 2011

Lagu "PREMAN BERDASI" Cocok untuk Kondisi Pemilukada di Tangsel 2010: Ikang Fawzi


Lirik Lagu "PREMAN BERDASI"

Lagu: Ikang Fawzi & Ekki Soekarno
Lirik: Ikang Fawzi & Lukman Purnomosidi

Aha...aha...aha...aha...haaaaagh...

Wajahnya nampak sudi
Sering nongol di TV
Penampilan bergengsi selalu berseri

Dia jago melobi
Punya banyak koneksi
Dia jago manipulasi
Dan biang korupsi

Uang berlimpah
Harta di mana-mana
Semua dibeli
asalkan berkuasa

* Katanya punya visi
Nyatanya provokasi
Nggak punya harga diri
Semua itu basi!

Korbannya selalu rakyat jelata
Yang selama ini hidup melarat
Cukuplah kita sengsara
Si bandit harus binasa

Ooooh.... yeaaahh...

REFF:
Dia pikir dirinya sakti
Seakan tak bisa mati
Wajahnya masih nyngir di TV
Awas preman berdasi....hey!

We hate you!

We fight you!

We are the power!

Yeeeeaaaaah... (back to * dan REFF)


Jumat 19 November 2010

Pemilukada Tangsel Kental dengan Pelanggaran dan Kecurangan

andre-taulany-stinky

TANGSEL - Koordinator Lembaga Kajian dan Analisa Daerah Terpadu, Ade Yunus, memprediksi kalau pemilihan walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan akan berujung seperti yang terjadi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Proses pemilihan akan diulang karena indikasi pelanggaran maupun kecurangan sangat kentara.

"Berbagai pelanggaran tersebut memiliki persamaan dengan pelanggaran yang terjadi dalam Pilkada Pandeglang. Mahkamah Konsitusi menyatakan pilkada di daerah tersebut harus diulang secara keseluruhan," tutur Ade, Kamis (18/11).

Pengamat dari Universitas Muhammadiyah Jakarta itu mengatakan, indikasi pelanggaran maupun kecurangan yang terjadi dalam proses pemilihan di Tangerang Selatan Sabtu lalu dilakukan secara terstruktur, sistemik dan massif. Berdasarkan data yang dihimpun LKADT, berbagai kecurangan tersebut diantaranya berupa penggelembungan suara, pengerahan birokrasi, dan politik uang.

Indikasi penggelembungan suara dilakukan lewat perumusan daftar pemilih tetap. "Surat undangan memilih palsu dibuat agar pemilih palsu hadir di TPS," jelas Ade.

Sedang tim pemenangan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, pasangan yang Rabu malam lalu ditetapkan sebagai pemenang, Ade menuding, melibatkan birokrasi dalam program kerjanya. "Tiga hal ini (mark up jumlah suara, pengerahan birokrasi dan politik uang) menjadi kekuatan kubu pasangan Arsyid-Andre Taulany untuk memenangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," katanya. (ti/isan)

Sumber: http://www.bantenpost.com/berita.php?berita=BU/BNTP/11/10/1316

Senin, 21 Februari 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Bermusik &Menghijaukan Kembali Lereng Merapi Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM

Marissa Haque & Ikang Fawzi Menanam Pohon Jati di Lereng Gunung Merapi, Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM, DPRD Yogyakarta & Dinas Kehutanan Jateng
Laporan reporter Tribun Jogja Hari Susmayanti

Sleman, 18-feb-20113

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ikang Fa uzi dan Marissa Haque mengajak seluruh rakyat Indonesia, ikut menghijaukan lereng Merapi. Ajakan itu disampaikan usai Ikang menanam pohon jati da n Marissa menanam pohon Trembesi, pada acara penanaman seribu pohon di Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jumat(18/2/2011).

Pasangan suami istri itu mengharapkan, hutan yang hancur akibat letusan Merapi cepat tumbuh subur sehingga kawasan itu pulih seperti sedia kala. "Mari bangun kembali hutan kita yang sudah hancur agar hijau dan bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya sehabis menanam pohon di acara yang d igelar Fakultas Hukum UGM itu.

Pada acara bakti sosial ini Ikang dan Marissa menanam pohon jati dan trembesi di lahan hutan rakyat. Pihak Fakultas Hukum UGM memberi bantuan sebanyak 1000 bibit pohon kepada masayarakat di sisi selatan Merapi.

Menurut Camat Pakem, Budiharjo, kerusakan hutan di wilayah Pakem mencapai sekitar 60 hektare terdiri dari hutan rakyat seluas 10 hektare dan kawasan hutan taman nasional Merapi seluas 50 hektare. "Bantuan dari UGM ini akan ditanam di hutan rakyat agar nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar," katanya. (*)

Editor : syafik

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2011/02/18/marissa-tanam-pohon-trembesi-di-merapi

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Menghijaukan Kembali Lereng Merapi Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM

Rabu, 16 Februari 2011

Lustrum & Dies Natalis FH-UGM bersama Iwan Fals, Marissa Haque & Ikang Fawzi: Yogyakarta 19 Feb 2011

Tak terkira bahagia hati ini mendapat undangan menjadi MC dari pihak Civitas Academica Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Terimakasih banyak Pak Dekan Pasca FH UGM Prof Dr Marsudi dan Ketua Program Doktor FH UGM Prof Dr Sudjito dan wa bil khusus Al Mukarom Pak Sutito, SH, MH Dosen Hukum Organisasi Perusahaan FH UGM.

Setelah menjadi MC lusa besok ini, ditemani suamiku Ikang Fawzi dalam kapasitas Sekjen KAGAMA FEB UGM, kami akan mengikuti a special talk dari Prof Dr Mahfud MD/Ketua MK sesuai dengan tema besar "Negara Hukum Indonesia" dalam koridor mahzab Bulak Sumur--menyangkut masa depan NKRI dan kita semua seluruh bangsa Indonesia.

Sore harinya kami bertiga sebagai figur publik bersama jajaran Civitas Academica UGM akan melakukan penanaman pohon simbolik dilereng gunung Merapi.

Sebelum kembali ke Jakarta, saya dan suami akan menemani Pak Sutito diterima Bank Indonesia untuk membicarakan masa depan Hukum Bisnis Indonesia. Alhamdulillah ... Ya Allah terimakasih.... UGM matur nuwun sanget nggih... kami berdua merasa sangat 'di wongke', bahagia menjadi bagian dari keluarga besar respectable university sebesar UGM ini. Allahu Akbar!

Sumber: http://dwistroi.blogspot.com/2011/02/konser-iwan-fals-justice-for-indonesia.html

Lustrum & Dies Natalis FH-UGM bersama Iwan Fals, Marissa Haque & Ikang Fawzi: Yogyakarta 19 Feb 2011

Minggu, 23 Mei 2010

Ikang Fawzi Pertama Kujumpa: Marissa Grace Haque

Selasa, 02 Februari 2010

Aku Sangat Mencintainya: Marissa Haque
Aku menyukainya sejak jumpa pertama. Terimakasih Ya Allah atas Karunia-Mu memberikan diriku seorang suami yang insya Allah terbaik di dunia dan akhirat...Yang menjadi sahabat sejati dalam mengarungi Samudra Kehidupan-Mu, dalam suka dan duka insya Allah selamanya...Pria muda berkulit gelap dan tampan itu dengan susunan gigi berantakan, yang terkesan sangat santun serta malu-malu itu, telah mencuri segenap rasa kasihku pada tahun 1984.

Energi gelombang elektro magnetik mengirimkan signal positifnya.Ah... bahwa lelaki muda tampan berkulit gelap itu rupanya tengah patah hati dan terluka! Dia memerlukan seorang pembasuh luka, yang mampu membalut luka hatinya dengan doa serta rasa cinta hanya karena-Nya.

Semalam di Desa Gekbrong, Sukabumi, datang menghampiriku sebuah 'tanda' bintang Zuraiya. Lalu kutiup mesra alunan doa pekasih untuknya...

Kasihku nafas cintaku untukmu hanya karena-Nya...
Ya Rob... berikan aku waktu berkesempatan 'tuk menghampiri relung hati terdalamnya. Kucari seorang calon suami yang mampu memenuhi kalbu dengan bahasa kasih, sampai kutiada kelak...
Bisikan irama musik klasik dimalam hari, dalam lelap tidurku menyampaikan khabar berita gembira. Bahwa sebentar lagi sampai didepanku seorang calon suami dari salah satu pilihan terbaik pada masa tahun 1984 untukku.

Ya Rob, Kau hadirkan untukku seorang lelaki tampan-cerdas-berkulit gelap dengan hati getir parah terluka. Inginnya segera kucium lembut t-shirt hitam pembungkus luka cinta dalam dadanya.

Aha! Kasihku... dulu sebelum perjumpaan kita... dia memang telah memenuhi rongga terdalam dibalik rusukmu.Ingin segera kuhapus sisa cintamu untuk dia, dan bersegera menggantikannya dengan saput lembut sentuhan jiwaku... 'Kan kubuktikan basuh dukamu dengan bahasa kasihku.
My Love... cinta ikhlasku selamanya hanya untukmu semata...
Ah! Ikangku sang lelaki macho berkulit gelap nan tampan... aku... mencintaimu... dan ingin bersatu denganmu selamanya... Ku tak ingin berbagi dengan siapapun jua, walau itu sekedar bertemu Christine Panjaitan di Zona 80 Metro TV mantan pacarmu penoreh memar-luka dihati terdalammu karena perbedaan iman. My Love... You do understand what I meant to be... I love you so much! Jiwaku terluka melihat kenyataan didepan mata ini...

Masihkah hatimu terbagi untuk dia yang pernah berjanji denganmu sehidup-semati serta berniat kawin lari? Jujur aku cemburu...

Doa rintihan diawal tahun 2010.
Marissa Grace Haque Fawzi

Sumber: http://ikang-fawziku-tercinta.blogspot.com/

Cinta Musik Namun Lebih Cinta Keluarga: Ikang Fawzi (2010)

Chikita Fawzi adalah anak bungsu pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Tahun bBaru 2010 kemarin mereka berempat ngariung bersama di Kuala Lumpur Malaysia sembari melihat sibontot kerja di perusahaan film animasi bernama Lez Copaque yang membuat serial Upin dan Ipin. Ikang Fawzi sang penyanyi rock legendaris itu memang sangat tergila-gila dengan musik rock dan kehidupan bersama seluruh teman-teman bermusiknya. Namun kecintaan utama dan pertama iKang Fawzi adalah bersama seluruh keluarga lengkapnya termasuk istrinya sang aktris bernama Marissa Haque dan kedua gadis remaja mereka Bella dan Kiki Fawzi.

Senin, 10 Mei 2010

Menyapa Hati, Bella Fawzi, Ikang Fawzi dan Marissa Hauqe


Menyapa Hati, Bella Fawzi, Ikang Fawzi dan Marissa Hauqe

Bella Fawzi Jadi Feat dalam Album "DUA SISI" Ikang Fawzi


Bella Fawzi Jadi Feat dalam Album "DUA SISI" Ikang Fawzi

Ian Antono & Ikang Fawzi Bersatu dalam Gema Musik Rock Indonesia


Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque

Ispirasi Lagu Ikang Fawzi oleh Marissa Haque Kekasihnya


Ispirasi Lagu Ikang Fawzi oleh Marissa Haque Kekasihnya

Sosok Seorang Ayah Bagi Anak Perempuannya

Sumber FB: LK. Ria Agung Nusantara
(Sumnatra Utara)

Tuesday, March 23, 2010, at 11:17am

Sosok Seorang Ayah Bagi Anak Perempuannya

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...Kemudian Mama bilang: "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA. Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas: "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang.. "Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu. Ketika kamu sudah beranjak remaja....Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga... Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia..... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa :)

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa. Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.Dan akhirnya....Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Papa telah menyelesaikan tugasnya....Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal apapun.Tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang seorang Ayah hingga tugasnya selesai....Jika kamu mengalaminya, Kamu adalah salah satu orang yang beruntung...

Doakan Orang Tuamu sekarang....Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa kedua orangtuaku.. .Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sejak kecil....aamiien!

Hormatilah kedua orang tuamu...Segerakanlah berbakti kepada mereka jika mereka masih hidup.....Karena tanpa mereka, kita tidak ada di dunia ini...

Internalisasi Musik dalam Ikang Fawzi


Jika ada istilah embeded, maka musik terutama musik rock sangatlah melekat/embeded dalam diri seorang Ikang Fawzi. (Ahmad Zulfikar Fawzi).
Dikenal ramah dan suka bergaul, Ikang Fawzi selalu mengajarkan rock putih yang santun serta berbudi.
Say no to drugs katanya selalu... Ikang Fawzi pun dikenal sebagai seorang penyanyi rock yang tak merokok dan tak meminum minuman keras.

Ikang Fawzi dalam Album "Reuni" (PI Mall, Mei, 2010)

Ikang Fawzi
dalam
Album "Reuni" (Pondok Indah Mall, Mei, 2010)

Masih dengan semangat yang sama, Ikang Fawzi walau tampak masih sedikit kelelahan serta kulit yang lebih gosong karena sepulang dari kampanye Pilkada Lampung Selatan tetap seperti yang dikenang penggemarnya angkatan 80 an.

Rocker energik ini tak tampak tua sama sekali, dia adalah salah satu penyanyi rock Indonesia yang insya Allah akan dikenang sepanjang hayat karena memiliki ciri yang khas serta produktif didalam berkarya.

Adjie Soetama & Memes Addie MS Penggagas "REUNI": Ikang Fawzi


Penggagas "REUNI" menurut Ikang Fawzi adalah Adjie Soetama sebagai sang producer dan Memes sebagai mendorong gagasan. Ikang Fawzi sendiri adalah penyanyi pertama yang mereka kontak untuk bergabung. Selanjutnya bergabung Oddie agam, Mus Mujiono, rida, Lilo Kla dan alin sebagainya.

Bersama Twilight Orchestra: Ikang Fawzi


Ikang Fawzi bersahabat dengan Addie MS sejak mereka di SMA Negri 3 Jakarta. Jauh sebelum mereka berdua terkenal dan memiliki istri. Addie MS bahkan saat itu belum merasa tertarik kepada Memes (Maemudah adisaputra) yang menjadi adik kelasnya disana. Hari belakangan ini nama Addie MS embeded bersama Twilight Orchestra, dan Ikang Fawzi serta Vina Panduwinata akan bersama manggung dalam gempita 30 tahun masa berkarya Addie MS.

Suara Persaudaraan: Album Philantrophic Kelompok Ayah Ikang Fawzi ku


Album Title: Suara Persaudaraan

Artist: Various Artist

Year: 1985


Track/Song Title/Singer(s)

1. Anak-Anak Terang: Suara Persaudaraan
2. Hari Ini Dia, Esok Siapa: Tika Bisono & Pahama

3. Perdamaian: Utha Likumahuwa, Vina Panduwinata & Yopie Latul

4. Kuajak Kau Kembali: Atik CB, Ikang Fawzi, Lusia N. & Nicky Astria

5. Penyayang: Lydia Nursaid & Imaniar

6. Manusia Akhir Zaman: Ikatan Ngamen Indonesia

7. Persaudaraan: Carry Poetiray, Chandra Darusman, Dian Pramana Poetra & Ferina

8. Dunia Yang Hilang: Denada, Emilia Contessa, Ivan P., Munny Paramita & Vivi Sumanti

9. Pilar Harmoni: WOW Band & Shagi Band

10. Terima Kasih: Carry Poetiray, Denny Hatami, Elly Ermawatie, Imaniar, Lydia Nursaid,
Rina Gunawan, Tika Bisono & Yadi Cahya.


Suara Persaudaraan: Atik CB, Adolf Wemay, Ari Malibu, Amir Roez, Berlian Hutahuruk, Bornok Hutahuruk, Bram Titaley, Bret, Carry Poetiray, Dandung S.S.S., Dian Pramana Poetra, Denny Hatami, Denada, Dessy, Euis Darliah, Emilia Contessa, Freddy Tamaela, Ferina, Grace Simon, Harvey Malaihollo, Henry Manuputty, Harry Moekti, Haviel Perdana Kusuma, Handoko, Ikang Fawzi, Iwan Madjid, Imaniar, Iromy, Iwan Medan, Ivan P., Junaedi Salat, Lydia Nursaid, Louise Hutahuruk, Lusia N., Mark Sungkar, Meyer Hutabarat, Mus Mujiono, Morgan, Munni Paramita, Nicky Astria, Pahama, Ramona Purba, Renny Djayusman, Ricky Basuki, Rina Gunawan, Tarida Hutahuruk, Tika Bisono, Tony Wenas, Utha Likumahuwa, Vina Panduwinata, Victor Hutabarat, Vivi Sumanti, Yopie Latul, Yudi Cahya, Yono Slalu, Zoraya Perucha, etc.

Musik dalam Gebyar BCA, 2008

Musik dalam Gebyar BCA, 2008
Yuni Shara Penyanyi Favorite Marissa Haque Istri Ikang Fawzi

Musik adalah Nafas Hidup Ikang Fawzi

Musik adalah Nafas Hidup Ikang Fawzi
Nafas Hidup Ikang Fawzi Suami Marissa Haque di Dalam Karya Musik rock Indonesia

Ikang Fawzi Menyapa Hati Bella Fawzi sang Sulung dengan Musik

Ikang Fawzi Menyapa Hati Bella Fawzi sang Sulung dengan Musik
Musik adalah Bahasa Komunikasi di Rumah Ikang Fawzi & Marissa Haque

Chikita Fawzi sang Bintang Musik Rock Indonesia di Malaysia

Chikita Fawzi sang Bintang Musik Rock Indonesia di Malaysia
Bersahabat dengan Anak Menularkan Cinta Seni Musik Rock

Rock Indonesia Selalu bersama Ikang Fawzi & Ian Antaono

Rock Indonesia Selalu bersama Ikang Fawzi & Ian Antaono
Rock Indonesia bersama Ikang Fawzi & Ian Antono

Lustrum & Dies Natalis FH UGM, Justice for Indonesia, Marissa Haque Istri Ikang Fawzi

Lustrum & Dies Natalis FH UGM, Justice for Indonesia, Marissa Haque Istri Ikang Fawzi
Lustrum & Dies Natalis FH UGM, Justice for Indonesia, Marissa Haque Istri Ikang Fawzi MC Yogyakarta, FH UGM, Manusia Setengah Dewa

Musik Rock Meng-embeded pada Bella Fawzi Sulung Ikang Fawzi

Musik Rock Meng-embeded pada Bella Fawzi Sulung Ikang Fawzi
Musik Rock Meng-embeded pada Bella Fawzi Sulung Ikang Fawzi

Ikang Fawzi Inspirasi Bermusik

Ikang Fawzi Inspirasi Bermusik
Ikang Fawzi Inspirasi Bermusik

Insya Allah Ikang Fawzi & Marissa Haque adalah Contoh Berumah Tangga Seniman Terbaik Indonesia

Insya Allah Ikang Fawzi & Marissa Haque adalah Contoh Berumah Tangga Seniman Terbaik Indonesia
Cinta Ikang Fawzi pada Marissa Haque di Pandang Pertamanya pada Film Arahan Sophan Sophiaan (1984), Musik dan Film adalah Perekatnya

Ikang Fawzi dan Addie MS, Twilight Ochestra

Ikang Fawzi dan Addie MS, Twilight Ochestra
Ikang Fawzi dan Addie MS, Twilight Ochestra

UGM Tercinta, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Kenangan Kemenangan kecil Marissa Haque, Ikang Fawzi

UGM Tercinta, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Kenangan Kemenangan kecil Marissa Haque, Ikang Fawzi
UGM Tercinta, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Kenangan Kemenangan kecil Marissa Haque, Ikang Fawzi, MM UGM, Program MBA, Yogyakarta, 25 Januari 2011

Isabella Fawzi, anak Ikang Fawzi & Marissa Haque, Dear Dad! this is for you!

Isabella Fawzi, anak Ikang Fawzi & Marissa Haque, Dear Dad! this is for you!
Isabella Fawzi, anak Ikang Fawzi & Marissa Haque, Dear Dad! this is for you!

Ikang Fawzi Suami Marissa Haque, Malam Perpisahan Sehari sblm Wisuda, MBA dari FEB UGM,

Ikang Fawzi Suami Marissa Haque, Malam Perpisahan Sehari sblm Wisuda, MBA dari FEB UGM,
Penyanyi Rock Indonesia Pertama dapat MBA dari UGM, Ikang Fawzi Suami Marissa Haque, Malam Perpisahan Sehari sblm Wisuda, MBA dari FEB UGM, Jan 2011

Musik Mempersatukan Setiap Lini Sosial, Ikang Fawzi & Marissa Haque, dan FH UGM di Lereng Merapi

Musik Mempersatukan Setiap Lini Sosial, Ikang Fawzi & Marissa Haque, dan FH UGM di Lereng Merapi
Silaturahim KAGAMA bersamaFH UGM di Kaliurang, Yogyakarta Marissa Haque, Ikang Fawzi, Indro Kimpling